AKBID LA TANSA Melaksanakan PKK 1 di Masa Pandemi 11 Januari – 6 Maret 2021

  • -

AKBID LA TANSA Melaksanakan PKK 1 di Masa Pandemi 11 Januari – 6 Maret 2021

Category:AKBID,BERITA,INFO TERKINI

AKBID LA TANSA Melaksanakan PKK 1 di Masa Pandemi

Halo #SobatLatansa, dimasa pandemi ini pastinya banyak aktifitas yang terhambat bukan hanya itu sistem perekonomian pun ikut menurun, tapi itu semua bukan alasan untuk Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro tidak melaksanakan PKK.

Apa sih itu PKK 1? PKK (Praktik Klinik Kebidanan) 1 merupakan praktik dengan asuhan kebidanan yang dilakukan di Puskesmas. Program ini dirancang agar mahasiswa kompeten dalam melakukan asuhan pada ibu (hamil, bersalin, dan nifas) serta bayi fisiologis dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan didokumentasikan dengan menggunakan teknik SOAP. Melalui pengawasan pembimbing lahan dan pembimbing dari pendidikan.

25 mahasiswa Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro semester V melaksanakan PKK 1 di Puskesmas yang berada di sekitar wilayah Kabupaten Lebak diantaranya (Puskesmas Rangkasbitung, Puskesmas Warung Gunung, Puskesmas Cibadak, Puskesmas Mandala,  Puskesmas Kalanganyar, Puskesmas Pamandegan dan Puskesmas Cimarga) selama 8 minggu mulai dari tanggal 11 Januari – 6 Maret 2021.

Dalam keadaan pandemi COVID-19 ini para mahasiswa yang sedang melaksanakan PKK diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Hal itu juga ditegaskan oleh Mahasiswa AKBID yang sedang melakukan PKK Suhaeti “Dikarenakan pandemi, PKK 1 ini menjadi diundur selain itu PKK sekarang diharuskan berhati-hati dan juga diwajibkan memakai APD lengkap meskipun gerah dan ribet kami harus memakainya agar bisa melindungi diri”

Ilma pun selaku peserta PKK 1 tahun 2020/2021 mengungkapkan bahwa PKK tahun ini cukup memberatkan bagi para mahasiswa “Yang jelas kami lebih menjaga jarak baik dengan pasien ataupun tenaga kesehatan lainnya, terlebih kami disini harus menggunakan semuanya double mulai dari masker dan sarung tangan, apalagi APD saat ini harganya mahal itu yang memberatkan kami” pungkasnya.

Meskipun banyak hambatan yang harus mereka lalui itu semua tidak memadamkan api semangat mereka. Melalui PKK 1 ini mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman nyata dalam menerapkan teori-teori yang diperoleh di pendidikan dengan demikian mahasiswa dapat melaksanakan manajemen kebidanan secara komprehensif sesuai tugas, peran dan wewenang bidan. Begitupun tanggapan Ibu Daini Zulmi, SST., M. Tr. Keb., Direktur Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro menegaskan “Dalam rangka menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat, kompetensi mahasiswa harus disiapkan untuk terjun langsung ke lahan praktik, sehingga mahasiswa Diploma III kebidanan harus memiliki keterampil agile learner. Pembelajaran dalam kampus tidak cukup hanya materi yang diserap lalu di save dalam memori, mahasiswa harus dibekali keterampilan dari segi praktik tantangan dan kesempatan untuk pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan memperoleh pengalaman nyata dalam menerapkan teori-teori yang sudah diperoleh pada saat dibangku perkuliahan, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan secara evidance, sehingga  hard dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan kuat” Ujarnya.

Written by @purinyaruri and @DiniMelasari

#praktikklinikkebidanan1
#mahasiswibidan
#pandemi
#ayokuliahdiakbidlatansamashiro
#tanyabidanlatansa
#latansa
#latansamashiro
#ayokuliahdilatansamashiro


Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial