Bedah Buku Kyai Entrepreneur karya Dr. K.H. Soleh Rosyad, M.M. Bertepatan Haul Ke 27 Drs. K.H. Ahmad Rifa’i Arief (Alm)

  • -

Bedah Buku Kyai Entrepreneur karya Dr. K.H. Soleh Rosyad, M.M. Bertepatan Haul Ke 27 Drs. K.H. Ahmad Rifa’i Arief (Alm)

Category:AKBID,BERITA,INFO TERKINI,STAI,STIE,STKIP Tags : 

LPM TINTAMAS – Kegiatan Bedah buku “Kyai Pengusaha” karya Dr. K.H. Soleh Rosyad, M.M. sekaligus silaturahmi dan temu alumni yang telah dilaksanakan kemarin (21/09/2021) di Aula Gedung La Tansa Mashiro.

Pembicara pada Bedah Buku ini merupakan Ketua Yayasan Darunnajah Jakarta, Ketua Umum Jaringan Mubaligh Daar El Qolam La Tansa, Anggota DPD RI, Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik, dan Budayawan.

Dengan dihadiri oleh santri-santri Pondok Pesantren La Tansa 1 hingga Pondok Pesantren La Tansa 3, Manahijussadat, Al-Bayan, Darel Azhar, Mahasiswa, serta dosen dan staf Peguruan Tinggi La Tansa Mashiro.

Dr. K.H. Soleh Rosyad, M.M. mengatakan tujuan diadakannya bedah buku Kyai Entreprener ini untuk mengedukasi santri dan mahasiswa, “Targetnya mengumpulkan para alumni, membedah ulang untuk menggali nilai-nilai baru dari buku itu. Mengedukasi santri dan mahasiswa” – Ucapnya.

Dalam buku karya Dr. K.H. Soleh Rosyad, M.M. ini, terdapat banyak nilai filosofi dan perjuangan seorang Drs. K.H. Ahmad Rifa’i Arief dari awal sang kiyai berjuang untuk disebut sebagai seorang pesantren hingga mengapa beliau dapat sebagai wirausahawan kiyai.

Adapun nilai-nilai yang tertuang didalam buku ini adalah sebuah proses transformasi dari banyak sekali aspek nilai yang dapat diambil, mulai dari nilai pendidikan, nilai keilmuan, nilai edukasi budi pekerti, dan nilai juang di mana suatu visi atau cita-cita yang harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.

Julukan Kiyai Entrepreneur juga merupakan suatu gebrakan untuk membongkar stereotip masyarakat yang kolot dan menganggap julukan kiyai hanya untuk mengaji dan mengajar saja tapi juga dapat berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain sehingga perannya yang selama ini kurang diketahui dapat lebih dikenal.

Salah satu santri Pondok Pesantren Manahijusadat, Nahdatul Fallah mengaku sangat senang dan terinspirasi ketika mengikuti kegiatan bedah buku ini “Alhamdulillah acaranya bagus, sebelumnya saya tidak terlalu tahu tentang Kyai Ahmad Rifa’i Arif, jadi saya mengetahuinya dan perjuangan beliau masya allah dan sangat menginspirasi” kata Nahdatul.

Editor: Mega Aulia

Penulis: Mega Aulia & Farid Fadulloh

Reposted from @lpm.tintamas


Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial