Category Archives: MUHASABAH

  • -

MUHASABAH DESEMBER 2020 “MENINGKATKAN KINERJA PRIBADI”

Category:BERITA,Info Terkini,MUHASABAH,Uncategorized
Muhasabah – Pengumuman reward oleh SDM La Tansa Mashiro (Jum’at, 18-12-2020)

Latansamashiro.ac.id, Rangkasbitung – Muhasabah rutin bulanan kembali dilakukan sekertariat Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro di masjid At-Tauhid pada hari Jum’at 18 Desember 2020. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap bulan sekali, pada kali ini mempunyai tema “Meningkatkan Kinerja Pribadi” dengan narasumber Bapak Dr. H. Dini Arifian, S.E., M.M.

Petugas muhasabah pada pagi ini dari STAI La Tansa Mashiro yaitu MC (Master Of Ceremony) Bapak Budiman, M.E.,  Pembacaan Asmaul Husna dipandu Ibu Nila Rahmawati, S.Pd, Dzikir/Tahlil di pimpin Bapak Mahmudin, S.H.I., M.Si., Sambutan Koordinator Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro Bapak Dr. H. Soleh, M.M. yang diwakili oleh Ibu Dr. Hj. Zakiyya Tunnufus, S.E., M.M., Penyampaian Muhasabah oleh Bapak Dr. H. Dini Arifian, S.E., M.M. Pengumuman reward SDM oleh Bapak Adi Hidayat, A.Md.Kom. dan doa oleh Laily Nurhaliza.

Ibu Dr. Hj. Zakiyya Tunnufus, S.E., M.M., Ketua STIE La Tansa Mashiro yang mewakili koordinator untuk memberikan sambutan menyampaikan arahan pentingnya mengikuti kegiatan-kegiatan yang yayasan arahkan melalui Sekertariat Perguruan Tinggi. “Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekertariat itu adalah intruksi dari Yayasan secara langsung. Oleh karena itu, siapapun, unsur pimpinan, staf dibawahnya wajib mengikuti” Ungkap beliau. Selain itu beliau juga memberikan nasehat tentang pentingnya memberikan hak dan melaksanakan kewajiban baik sebagai pribadi individu maupun sebagai karyawan Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro.

Narasumber muhasabah Bapak Dr. H. Dini Arifian, S.E., M.M. memberikan nasehat bahwa “Muhasabah artinya saling mengingatkan diri sendiri dan juga mengingatkan kita semua. Kebaikan-kebaikan itu harus selalu kita sampaikan, harus kita dakwahkan dengan berusaha menjadi contoh bukan hanya memberi contoh. Agar motivasi dan nasehat kebaikan dapat terus bertahan maka apa yang telah diterima harus disampaikan kembali walaupun kita belum bisa melakukan tapi harapannya dengan terus menyampaikan kebaikan-kebaikan tersebut, kita juga dapat melakukan kebaikan itu. Mari pekerjaan ini kita jadikan sebuah ibadah agar menjadi pahala buat kita karena jika kita salah berniat maka akan kita dapatkan hanya dunia saja tapi akheratnya tidak kita dapatkan“. Beliau pada saat menyampaikan materi sering kali mengingatkan bahwa apa yang disampaikan bukan hanya untu mengingatkan orang lain tetapi juga sebagai pengingat beliau sendiri untuk terus memperbaiki diri.

Bapak Budiman memberikan kesimpulan atas apa yang telah disampaikan narasumber  “Poin pertama tentang Challenge / tantangan: siap tidak siap, suka tidak suka, bahagia atau kecewa, waktu akan terus berjalan sebagaimana mestinya, Waktu pilihannya hanya dua: berjuang atau terbuang. Selanjutnya umur akan terus bertambah maka polah pikir harus dirubah karena ukuran kedewasaan bukan urusan angka tapi sudut pandang tentang penomena. Selanjutnya hakekat manusia itu butuh kebahagiaan dan kebebasan bukan aturan atau penekanan bahkan komisi atau sanks. Selanjutnya segerakan kewajiban untuk sebuah ketenangan, kalau anda suka pada hal itu maka anda masih bisa untuk mengulang. Selanjutnya untuk mengukur kualitas akhlak seseorang perhatikan pada saat dia berada dalam tekanan yang membutuhkan sebuah pengorbanan. Selanjutnya hadapi kehidupan ini dengan sukur dan maknai kehidupan ini dengan fikir. Selanjutnya emosi bisa dikendalikan, melayani ciptaan tuhan adalah kemulyaan dan kebaikan akan kembali pada pelakunya. Selanjutnya mensyukuri makna bekerja menjadi sebuah keahlian, menjaga dan meningkatkan reputasi tempat kerja adalah kewajiban. Jangan sampai visi memiliki opsi, ego mengendalikan diri sehingga keberkahan terlupakan dan kepuasan hanya menjadi tujuan. Selanjutnya sadari bahwa kita banyak kekurangan maka berusaha dan berjuang adalah pilihan. Selanjutnya mati adalah ketentuan namun berusaha untuk menghindari penyakit adalah pilihan, etos kerja harus dibangun dan ditingkatkan karena keberkahan didapatkan beriiringan dengan proses dan tindakan yang memiliki keilkhlasan”.

Setelah penyampaian muhasabah dan kesimpulan, dilanjutkan penumuman penerima rewar oleh SDM Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro kepada karyawan La Tansa Mashiro yang selalu hadir tepat waktu dan melaksanakan semua kegiatan yang intruksikan oleh Yayasan melalui sekertariat. Setelah penguman, maka acara muhasabah diakhiri dengan pembacaan doa yang pimpin oleh Laily Nurhaliza.

(Rep-Red: Abdul Rohim)


Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial