PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

PIAUD STAI La Tansa Mashiro mengadakan workshop dan seminar nasional Guru Pendidikan Anak Usia Dini yang di isi oleh Thomas Balduci

VISI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

“Menciptakan Lulusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang kompeten dan berdaya saing Global pada Tahun 2027”

MISI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

  1. Menghasilkan lulusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang unggul, kompeten dan menguasai ilmu pendidikan dan keislaman.
  2. Menghasilkan sarjana pendidik yang terpercaya dan propesional.
  3. Menetapkan perilaku berkarya melalui program pengalaman lapangan dan pendidikan.
  4. Membangun kerjasama dengan instansi terkait.
  5. Dapat mengikuti pendidikan lanjutan.

PROGRAM UNGGULAN PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

Program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) La Tansa Mashiro Rangkasbitung Kabupaten Lebak yang memiliki visi “Menciptakan Lulusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang kompeten dan berdaya saing Global pada Tahun 2027”. Untuk mencapai hal tersebut, maka prodi PIAUD La Tansa Mashiro Rangkasbitung memiliki program unggulan yaitu:

  • Pertukaran dosen dan mahasiswa

Perkuran dosen dan mahasiswa dalam pendidikan merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Program Studi PIAUD STAI La Tansa Mashiro untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan belajar baru. Dosen dan mahasiswa dapat melihat dan merasakan secara langsung keadaan atau lingkungan baru untuk dijadikan pembelajaran atau evaluasi bagi kemajuan prodi PIAUD STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung. 

  • Kunjungan Pendidikan

Kunjungan pendidikan pada lembaga pendidikan anak usia dini  akan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang kondisi dunia kerja guru anak usia dini secara terupdate dan memberikan percontohan sekolah yang baik sebagai gambaran dan pengalaman.

  • Pembuatan Media Ajar

Pembuatan Media Ajar harus di latih kepada mahasiswa Prodi PIAUD STAI La Tansa Mashiro agar dapat memanfaatkan Pembuatan Alat Permainan Edukatif. Mahasiswa di tuntut untuk dapat membuat media sekreatif mungkin dari bahan yang tidak terpakai. Kini pembuatan media ajar bukan hanya pemanfaatan secara visual gambar, tetapi mahasiswa di latih dapat membuat media ajar berbasis teknologi.

  • Bimbingan Micro Teaching anak usia dini
  • Mengadakan Pelatihan dan seminar lokal, nasional dan internasional.

Pengadaan pelatihan dan seminar dapat menambah skill dan wawasan, karena di bahas dan dilatih atau diberikan oleh yang ahli dalam bidangnya.

DOKUMENTASI KEGIATAN: